Minggu, 23 Desember 2012
Jumat, 14 Desember 2012
Domino
28 kartu tidak konsisten, 6 sama persis
taktik dan strategi dari beberapa pemikir
seperti tesis, antitesis, dan sintesis
dialektika argument kadang berujung getir
berputar membentuk tali-temali pikiran
kadang bergulir menjadi satu bentuk aliran
tapi akal yang menjadikannya ajang perselisihan
menang menendang dan kalah bulan-bulanan
aku sendiri asal turun, tak pikir salah langkah
mereka yang pandai berhitung, menembus sisi krusial
celaan, tawa sinis, ironi, menjadi jatah bagi yang kalah
aku pun kadang dibuatnya merasa sebagai pembawa sial
tapi aku salut dengan sistematis domino ini
walau berbeda, berpegangan erat bukan masalah
dan yang sama selalu mencari beda, bukan saling kebiri
anehnya, bisa tertawa seolah tak peduli kata kalah.
@anumuh
taktik dan strategi dari beberapa pemikir
seperti tesis, antitesis, dan sintesis
dialektika argument kadang berujung getir
berputar membentuk tali-temali pikiran
kadang bergulir menjadi satu bentuk aliran
tapi akal yang menjadikannya ajang perselisihan
menang menendang dan kalah bulan-bulanan
aku sendiri asal turun, tak pikir salah langkah
mereka yang pandai berhitung, menembus sisi krusial
celaan, tawa sinis, ironi, menjadi jatah bagi yang kalah
aku pun kadang dibuatnya merasa sebagai pembawa sial
tapi aku salut dengan sistematis domino ini
walau berbeda, berpegangan erat bukan masalah
dan yang sama selalu mencari beda, bukan saling kebiri
anehnya, bisa tertawa seolah tak peduli kata kalah.
@anumuh
Senin, 10 Desember 2012
RUH - Sampai Jumpa di Neraka
moral tegas sekarang dimana ? kalian kemana saja ?
harga diri bersembunyi di balik paksaan ekonomi elit
belas kasihan dilumpuhkan oleh tangan busuk dari tempat yang terkesan mulia
lembaga dijadikan wadah penghasil materi panas dengan alasan tak pantas
fleksibilitas tragedi tak pandang situasi memecah. apalah arti nyawa ?
prostitusi berkedok pendidikan, seakan tak peduli cibiran
propaganda menentang menyanggah, komersil labilitas dengan bangga
hukum ternyata tidak cukup sangar, luput oleh tindak pascabayar.
mengharapkan kenikmatan surga dengan jalan dusta semata
menebar fitnah, merusak nama, cari muka, tak kenal muak
komitmen lemah membasuh mental, konsistensi dibuatlah pasung kekal
hina tak kuat melawan asa, jilat ludah sudah sangat biasa.
zat suci (tuhan) pun terlupa, oleh perlakuan penghasutlawan dogma
konspirasi religius hitam, ayat-ayat fitnah rakus makin mendalam
seakan pencipta hanya ciptaan, membutakan nilai tiap keberadaan
merangkai kitab-kitab individual mereka, sampai jumpa di Neraka.
visit juga blog penulis lirik RUH
harga diri bersembunyi di balik paksaan ekonomi elit
belas kasihan dilumpuhkan oleh tangan busuk dari tempat yang terkesan mulia
lembaga dijadikan wadah penghasil materi panas dengan alasan tak pantas
fleksibilitas tragedi tak pandang situasi memecah. apalah arti nyawa ?
prostitusi berkedok pendidikan, seakan tak peduli cibiran
propaganda menentang menyanggah, komersil labilitas dengan bangga
hukum ternyata tidak cukup sangar, luput oleh tindak pascabayar.
mengharapkan kenikmatan surga dengan jalan dusta semata
menebar fitnah, merusak nama, cari muka, tak kenal muak
komitmen lemah membasuh mental, konsistensi dibuatlah pasung kekal
hina tak kuat melawan asa, jilat ludah sudah sangat biasa.
zat suci (tuhan) pun terlupa, oleh perlakuan penghasutlawan dogma
konspirasi religius hitam, ayat-ayat fitnah rakus makin mendalam
seakan pencipta hanya ciptaan, membutakan nilai tiap keberadaan
merangkai kitab-kitab individual mereka, sampai jumpa di Neraka.
visit juga blog penulis lirik RUH
RUH - Busuk
kata bijakmu memaksa bocah percaya
sirnakan gelap fana dibasuh cahaya
kau bicara mereka diam terhasut
takkan mengira kau simpan nafsu
kebusukanmu semakin tampak jelas
peduli setan pasang tampang memelas
doktrin rendahmu memang berlaku
pada mereka yang takkan tau
bertopeng malaikat seakan kawan
menggunjing saat jauh di belakang
tak kenal dosa sudah hakikat setan
menikam kawan dari belakang
busuk, hina, penjilat ludah bahagia
kau hina, terhina, dan pantas dihina
kau raup emas dengan memelas, kau buang dosa seakan kau bisa
hidupmu nihil tanpa topengmu, kau tabur kerikil di altar semu.
kau bertingkah seakan orang paling suci
mereka mengangguk seakan mengerti
tanpa sadar otak kosongnya kau cuci
kau hanya bisa bertopeng sampai mati.
sirnakan gelap fana dibasuh cahaya
kau bicara mereka diam terhasut
takkan mengira kau simpan nafsu
kebusukanmu semakin tampak jelas
peduli setan pasang tampang memelas
doktrin rendahmu memang berlaku
pada mereka yang takkan tau
bertopeng malaikat seakan kawan
menggunjing saat jauh di belakang
tak kenal dosa sudah hakikat setan
menikam kawan dari belakang
busuk, hina, penjilat ludah bahagia
kau hina, terhina, dan pantas dihina
kau raup emas dengan memelas, kau buang dosa seakan kau bisa
hidupmu nihil tanpa topengmu, kau tabur kerikil di altar semu.
kau bertingkah seakan orang paling suci
mereka mengangguk seakan mengerti
tanpa sadar otak kosongnya kau cuci
kau hanya bisa bertopeng sampai mati.
RUH - Judgement Day
Catch ur time! Ur day is over!!
all of ur story are bullets!
u don't have more strength
I hope u're not sweating when u face me!
I've seen ur born and contrary now i see ur death!
I'm the murderer for all humans, day by day, ur sins build a mountain, and its my pleasure.
I'm the sufferer of ur sins, the sins which buried in ur self, ur soul and ur fucking mind!
Ur grave is waiting for u mother fucker!
When sun comes up, its the time!
I hope tonight, u have ur last sweet dreams
Finally i fill ur fuckin sMile, welcome to hell motherfucker
I hope u glad ur happiness here with me! 4x
I'll make ur judgement day here,
Ur power is meaningless here, its over, and nothing u can do except suffer and suffer.
Its horrible, its fucking horrible, close ur eyes, i'll begin the game motherfucker!!
CLICK HERE TO DOWNLOAD
all of ur story are bullets!
u don't have more strength
I hope u're not sweating when u face me!
I've seen ur born and contrary now i see ur death!
I'm the murderer for all humans, day by day, ur sins build a mountain, and its my pleasure.
I'm the sufferer of ur sins, the sins which buried in ur self, ur soul and ur fucking mind!
Ur grave is waiting for u mother fucker!
When sun comes up, its the time!
I hope tonight, u have ur last sweet dreams
Finally i fill ur fuckin sMile, welcome to hell motherfucker
I hope u glad ur happiness here with me! 4x
I'll make ur judgement day here,
Ur power is meaningless here, its over, and nothing u can do except suffer and suffer.
Its horrible, its fucking horrible, close ur eyes, i'll begin the game motherfucker!!
CLICK HERE TO DOWNLOAD
RUH - The Phoenix and The Cerberus
Thunder's light and lightning attack
grumbled the sky tonight
i saw and feed the black dog in my dream
I saw them dying,
they're three headed with chain in their fuckin neck
rancid smell, swallowed,
eyes covered in blood
dark bloodstains on their fucking face
the sky turns such as gold asphalt
my eyes closed for now,
is the only way to solve this
I can't see anything
I never knew what happened
until I lost my fucking mind
bird and dog
the phoenix and the cerberus
torturer of the soul, spread disease, chaos, collapse,
fear for the whole world
crush the skulls as a vision for the liar,
the destruction of death
devouring the gorgeous slut
rape and bury them underground
repent, lecherous human
or cruel begin in your world
they are the inhabitants of the underworld
a symbol of immortality,
symbol of the cycle of life after death,
and the symbol of the resurrection of the death body.
they swallow everything if the time has come.
CLICK HERE TO DOWNLOAD
grumbled the sky tonight
i saw and feed the black dog in my dream
I saw them dying,
they're three headed with chain in their fuckin neck
rancid smell, swallowed,
eyes covered in blood
dark bloodstains on their fucking face
the sky turns such as gold asphalt
my eyes closed for now,
is the only way to solve this
I can't see anything
I never knew what happened
until I lost my fucking mind
bird and dog
the phoenix and the cerberus
torturer of the soul, spread disease, chaos, collapse,
fear for the whole world
crush the skulls as a vision for the liar,
the destruction of death
devouring the gorgeous slut
rape and bury them underground
repent, lecherous human
or cruel begin in your world
they are the inhabitants of the underworld
a symbol of immortality,
symbol of the cycle of life after death,
and the symbol of the resurrection of the death body.
they swallow everything if the time has come.
CLICK HERE TO DOWNLOAD
Senin, 03 Desember 2012
Sabtu, 01 Desember 2012
Lilin Kecil
di suatu malam yang telah terlewati lama
ada harap terucap dari bibir saat itu
seakan takdir seolah kami sendiri yang membuatnya
seperti kata-kata dalam sebuah cerita fiktif
malam itu harapan yang menggunung, seolah lenyap di sapu malam
mungkin sudah waktunya
orang-orang datang dan pergi dalam hidupku
suatu malam
percakapan kecil di antara kita
yang ada hanya keheningan
dan cahaya kecil dari sebuah lilin kecil
aku hanyalah lilin kecil yg takut akan tiupan angin saat itu
lilin kecil yg bahkan takut akan percikan air yang mungkin akan muncul tiba-tiba
i know my place now, and i know exactly what to do
biarkanku menjadi lilin kecil dalam hidupmu
memberi setitik cahaya dalam gelapmu dulu
Kamis, 29 November 2012
PosiMis
Yakin akan penyesalan kegagalan
Tendensi tinggi upaya memutar balik
Coba menangkan mutlaknya kekalahan
Tapi yang anti selalu terancam dicekik!
Pola pikir positif selamanya ditutupi kabut pesimis
Keras usaha semesta kecil tak akan coba di gubris
Maaf saja, tapi memang hakikat manusia sinis
Garang, sadis, miris, kadang darah bersimbah tragis!
Peduli setan sunggingan senyum hiperbola mereka
Kenapa tidak? Memang sudah lupa neraka..
Dimana substansi seru nya jika tidak saling cela?
Di sini, di sana, sama saja, kemunafikan merajalela..
Positif selalu dijadikan alternatif..
Tapi pesimis selalu mencolok bahkan lebih terang
Kondisi empiris jadi pelatuk salah persepsi argumentatif
Dialektika, pura-pura sepakat, kalah, paksakan menang..
Tendensi tinggi upaya memutar balik
Coba menangkan mutlaknya kekalahan
Tapi yang anti selalu terancam dicekik!
Pola pikir positif selamanya ditutupi kabut pesimis
Keras usaha semesta kecil tak akan coba di gubris
Maaf saja, tapi memang hakikat manusia sinis
Garang, sadis, miris, kadang darah bersimbah tragis!
Peduli setan sunggingan senyum hiperbola mereka
Kenapa tidak? Memang sudah lupa neraka..
Dimana substansi seru nya jika tidak saling cela?
Di sini, di sana, sama saja, kemunafikan merajalela..
Positif selalu dijadikan alternatif..
Tapi pesimis selalu mencolok bahkan lebih terang
Kondisi empiris jadi pelatuk salah persepsi argumentatif
Dialektika, pura-pura sepakat, kalah, paksakan menang..
Rabu, 28 November 2012
Iblis Menggugat Tuhan
"Iblis Menggugat Tuhan"
ALKISAH, seorang pendeta bernama Buhairah menarik diri dari gereja dan memutuskan hidup menyepi. Dalam kesendiriannya, dia menenggelamkan diri ke dalam kajian tehadap buku-buku Kristen. Namun upaya itu tak berhasil menghilangkan “kegelisahan” teologisnya.
Suatu saat, di dalam satu buku, Buhairah menemukan sebuah ramalan. Tentang tanda kenabian yang akan dilihatnya pada punggung seorang bocah kecil. Sebagaimana tercatat dalam sejarah Islam klasik, pada akhirnya Buhairah menemukan tanda kenabian itu di punggung muhamad SAW, yang kelak diangkat menjadi Rasul Allah.
Berangkat dari momentum pertemuan antara Buhairah dan Muhammad, Al Shawni memulai kisahnya. Tokoh Buhairah yang digambarkan sedang mengalami skeptisisme personal terhadap keesaan Tuhan diajak Rasulullah. Dia dibawa ke sebuah tempat yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian, yang hanya diterangi kerlip dan redupnya bintang.
Di kesunyian itu, Buhairah mengalami komunikasi trsnsendental dengan sosok makhluk gaib yang tak lain adalah iblis. Mulai dari titik ini, pengarang menunjukkan “keliaran” imajinasi untuk meruncingkan konflik di dalam “tubuh” novelnya. Dengan teknik dan langgam penggisahan yang unik, Al-Shawni mendeskripsikan egosentrisme iblis.
Ketika pendeta Buhairah mempertanyakan latar belakang kesombongan iblis yang menolak sujud pada Adam, pengarang memanfaatkan moen itu untuk merumukan dalil-dalil filosofis dalam rangka menarasikan penggugatan iblis. Jelas sekali, Al-Shawni hendak menggelindingkan diskursus baru tentang riwayat pembangkangan iblis yang menolak sujud pada Adam.
Menurut Al-Shawni, penolakan iblis, yang kelak menjadi sebab keterkutukannya, bukan karena latar belakang ontologism. Bahwa iblis diciptakan dari api, sementara Adam hanya diciptakan dari tanah, sebagaimana penafsiran konvensional. Namun justru karena eksistensi Adam adalah pencerminan dosa-dosa iblis. Jadi, mana mungkin iblis mau bersujud pada cermin yang memantulkan buruk rupa wajahnya sendiri?
Bagi khalayak pembaca umum, membaca karya sastra adalah “menikmatinya”, bukannya menggali aspek-aspek kebenaran epistemologisnya. Jika pada paragraf-paragraf awal sebuah novel pembaca tak berhasil “meraih” kenikmatan dengan gambang mereka akan menutupnya.
Tetapi, sebagaimana diusung oleh Al-Shawni di dalam buku ini, barangkali membaca sastra tak cukup kalau sekedar menikmati. Pembaca perlu pemahaman yang intens, penafsiran kritis, dan yang lebih penting adalah penyingkapan misteri kebenaran epistemologis karya sastra sampai ceruk paling dalam.
Dalam buku ini, Al- Shawni seperti sedang mendadani karakter bejat iblis dengan jubah kebesaran filsuf yang penuh aura kearifan dan kejeniusan. Ia berhasil menggunakan metode adab al-jadl. Metode ini semacam kode etik berpolemik di kalangan pemikir muslim Abad Pertengahan, seperti muncul pada debat Buhairah dengan iblis.
Senin, 19 November 2012
Habitat
Habitat
Kemarin, aku berdialog bersama teman-teman
seperti biasa, dialog tentang preman..
dan lagi, di tempat yang penuh preman
ya.. Di warkop biasa, depan lesehan..
aku mendengar dialog meja sebelah
dialog saling menjatuhkan yang kedengaran bising
dan satu dari mereka bertugas jadi pembela
seperti serigala dan singa yang saling unjuk taring..
seorang kawan menyambut sarkas
"we tawwa nia' mi asua !! hahaha"*
tapi tenang, di tempat ini tidak ada nilai..
anjing-anjingan sudah menjadi tradisi disini
bukankah hebat bisa saling men-judge sesuka hati ?
dan lebih hebat lagi, aku bebas menganjingkan asasi
diatasku, dibawahku maupun sebayaku tanpa mosi..
bagaimana jika ini merupakan gambaran kecil negara ini?
akankah kita masih akan berdialog di tempat ini?
*"hey, si anjing sudah datang"
Kemarin, aku berdialog bersama teman-teman
seperti biasa, dialog tentang preman..
dan lagi, di tempat yang penuh preman
ya.. Di warkop biasa, depan lesehan..
aku mendengar dialog meja sebelah
dialog saling menjatuhkan yang kedengaran bising
dan satu dari mereka bertugas jadi pembela
seperti serigala dan singa yang saling unjuk taring..
seorang kawan menyambut sarkas
"we tawwa nia' mi asua !! hahaha"*
tapi tenang, di tempat ini tidak ada nilai..
anjing-anjingan sudah menjadi tradisi disini
bukankah hebat bisa saling men-judge sesuka hati ?
dan lebih hebat lagi, aku bebas menganjingkan asasi
diatasku, dibawahku maupun sebayaku tanpa mosi..
bagaimana jika ini merupakan gambaran kecil negara ini?
akankah kita masih akan berdialog di tempat ini?
*"hey, si anjing sudah datang"















