Habitat
Kemarin, aku berdialog bersama teman-teman
seperti biasa, dialog tentang preman..
dan lagi, di tempat yang penuh preman
ya.. Di warkop biasa, depan lesehan..
aku mendengar dialog meja sebelah
dialog saling menjatuhkan yang kedengaran bising
dan satu dari mereka bertugas jadi pembela
seperti serigala dan singa yang saling unjuk taring..
seorang kawan menyambut sarkas
"we tawwa nia' mi asua !! hahaha"*
tapi tenang, di tempat ini tidak ada nilai..
anjing-anjingan sudah menjadi tradisi disini
bukankah hebat bisa saling men-judge sesuka hati ?
dan lebih hebat lagi, aku bebas menganjingkan asasi
diatasku, dibawahku maupun sebayaku tanpa mosi..
bagaimana jika ini merupakan gambaran kecil negara ini?
akankah kita masih akan berdialog di tempat ini?
*"hey, si anjing sudah datang"







0 komentar:
Posting Komentar