Jika kecurigaanku mulai pudar dalam biru
jangan salahjalankan kebebasanmu
tetap bersamaku
sejajari aku, bakar kembali cemasku!
jika mataku lelah dalam tiap lirikanmu
lelapkan mereka, berempat dengan matamu
lupakan mata-mata lain yang tak penting
seperti fokus para pecandu kala melinting
jika tanganku mulai lembab berkeringat
seingatku, kau tak pernah jijik menggenggam erat
bahkan aku masih ingat rasa saat ketiakku kau jilat
geli, mesra, namun atas itu semua, kita belum "bejat"
jika janji bukan lagi kau dan aku dalam aku
coba kembarsiamkan jasadku dalam dekapmu
putar kembali simfoni janji tentang rindu
dan lalu, kekallah seperti itu.. kekasih.







0 komentar:
Posting Komentar